Senin, 20 Juli 2020

Kita telah menjelma
Menjadi insan duka
Bilur jadi saksinya
Meretas dalam suka
Kita bertahan dalam sebuah kekhilafan
Mengingkari nyata dipisahkan tuan
Siapakah kita? Tiada perlu diartikan
Karena dalam diam saling merasakan
Jika nanti t'lah usai
Melepas beban muram
Tersisa luka yang memburai
Sebisa 'kan kau redam

Sabtu, 11 Juli 2020

A Good Friend to Me

Sometimes I just can't control my thoughts and no medication's ever made them stop.
All I think about is everything I'm not instead of everything I got.

Cause sometimes I just feel like I'm a freak.
When I wake up, I just don't like what I see.
All the way from my head right down to my feet.
I wish that I thought differently.


Another day, the voice inside my head that's telling me I'm okay.
Entertain it for a second, then I push it away.


I'm scared they're all laughing, so I make the joke first.
If I beat 'em to the punchline, then I can't get hurt. Right?


I don't know how to be a good friend to me, but I swear to God I'm trying.

A Smile On Your Face

Yesterday felt like my first day working but now I'm not the youngest on the clock.
Been a while since days were just for burning and it's been a while since I threw back a shot.


Don't wanna look back and thinking I could've done this or I could've tried that.
Don't wanna look back cause I know it's going by fast.


I'ma call my mother.
It's been a while since I've been home.
Take a trip home and see all the lights in Jakarta.
Get lost in the traffic just to see what I can find.
So when it's my time, I'm smiling when I die.
There's been a couple times that I've fell in love but a couple times just ain't enough.
There's been a couple joints that I could've shared but I guess I gotta start somewhere.

Her

Sometimes life just slips in through a back door and carves out a person and makes you believe it's all true.
And now I've got you, but you're not what I asked for.
If I'm honest, I know I would give it all back for a chance to start over and rewrite an ending or two.
For the girl that I knew.
Who'll be reckless, just enough.
Who'll get hurt, but who learns how to toughen up when she's bruised.
And then she'll get stuck.
And be scared of the life that's inside her.
Growing stronger each day 'til it finally reminds her.
To fight just a little, to bring back the fire in her eyes.
That's been gone, but used to be mine.

She...

She's imperfect, but she tries.
She is good, but she lies.
She is hard on herself.
She is broken and won't ask for help.
She is messy, but she's kind.
She is lonely most of the time.
She is all of this mixed up and baked in a beautiful pie.
She is gone, but she used to be mine.

Selasa, 29 November 2016

"Apa kau tahu alasan ku dimasukkan kesini?"
"Karena kau gila?" jawab ku lugas
"Aku tidak gila! Hanya saja pikiranku ini sebenarnya bukan punyaku. Ini pikiran banyak orang yang kebetulan  ada dalam diriku." Dia menatap ku yang sedang mengernyitkan dahi, berusaha untuk mencerna kata-katanya.
"Dalam pikiran ku ini, sudah ada tempelan-tempelan bagaimana seharusnya hidup yang benar, yang sama kayak orang lain." jelasnya. "Kamu pikir aku mau tinggal disini? Tidak! Pikiran ku semakin sesak dengan tempelan-tempelan di sini. Jadi orang gila mesti begini, orang yang tak waras tidak boleh begitu." tambahnya.
"Hahaha... Pantas saja orang di luar sana menganggap kamu gila! Mana bisa orang-orang waras itu mengerti omongan seperti ini." Aku diam sesaat, memperhatikan tiap jengkal tubuhnya, "Tidak ada jiwa yang bermasalah. Yang bermasalah adalah hal-hal yang ada di luar jiwa itu. Yang bermasalah itu kebiasaan, aturan, orang-orang yang mau menjaga tatanan. Kalian hanya perlu keluar dari lingkungan mereka, karena orang-orang seperti kamu hanya berbeda."

Meskipun pikiran dan tubuh telah terpenjara, tapi jiwa masih tetap bebas berkelana. Pikiran kerap hanya terbangun oleh tempelan-tempelan yang kita ambil atau dipaksa masuk oleh sekitar kita. Sementara tubuh selalu diperlakukan sebagai pengikut pikiran. Ia tidak hadir dengan kewenangan. Maka ketika tubuh bergerak sendiri, lepas dari pikiran, selalu dianggap pembangkangan.

Sementara jiwa adalah kesadaran yang menempel dalam keberadaan manusia. Sangat kecil, sangat tersembunyi. Suara-suaranya selalu jernih, tapi lirih tak terdengar. Kesadaran yang lama tak diperhatikan, akhirnya makin tersembunyi, kalah oleh timbunan-timbunan suara luar yang diyakini sebagai kebenaran.

Jumat, 25 November 2016

"Apakah itu sakit?"
"I-iya.."
"Haha... Baguslah"
"...."
"Itu tandanya kau hidup!"
Sejak pertama kali manusia mulai menggali kuburan, diiringi bunga dan bersedih karena kematian yang lain, 110 milyar manusia yang pernah tinggal di planet ini telah tiada.

6,9 milyar manusia yang masih hidup sampai hari ini, menjejaki tanah tempat tidur orang-orang mati, yang suatu hari juga akan mati dan membusuk.

Tidak hanya manusia, tapi semua yang hidup di dunia ini akan mati.

Jangan terlau negatif. 

Kematian adalah hadiah untuk mereka yang pernah hidup. Kematian adalah istirahat, cermin yang menggambarkan kehidupan mereka.

Selasa, 22 November 2016


That day when the stars came falling. It’s almost as if a scene from a dream. Nothing more, nothing less than a beautiful view. Why does the scenery of a town that no longer exists wring my heart so?

Once in a while when I wake up, I find myself crying. The dream I must’ve had I can never recall. But the sensation that I’ve lost something, lingers for a long time after I wake up. I feel like I’m always searching for someone, or something.

It feels like I'm diving into you at unparalleled speed. If that’s what it is, I’ll strive with grace.

Even though dreams fade away after you wake up, I'll treasure the experience. I wanted to tell you that wherever you may end up in this world, I will be searching for you. 

I’m always searching for something, for someone.
This feeling has possessed me I think, from that day
That day when the stars came falling.
"Hey…"
"What?"
"What will you do after you graduate?"
"What’s this? You asking about my future?"
(nods)
"Nothing special. I’ll probably keep on living a normal life in this town. I like it here. There’s always something special about this little town for me."
"aku juga berada di tempat yang sama, jadi aku sangat paham rasa takut dan kesendirianmu. tapi kesendirian itu bukanlah raja yang menguasai kita. kesendirian itu hanya awan yang terkadang datang lalu pergi. di luar sana masih banyak orang yang mengalami luka yang sama. jika kau membiarkan mereka begitu saja, bukankah kau sama saja mengabaikan dirimu di masa lalu? apa kau yakin akan membiarkannya begitu saja?"

Minggu, 20 November 2016

a waste of the person you are

you really have pretty eyes. they are like the fruit of hawthorn plant, swaying in the breeze. but, not even birds would eat them. they are not sweet, bitter or even poisonous, yet they are provide nothing.

Jika aku

Jika aku boleh memilih, aku ingin menjadi hujan. Aku akan menjelma menjadi tetesannya yang turun pelan-pelan. Mencuri pandangan mu dari balik jendela, menyimpan senyum mu di atas awan kelabu.

Tapi sayang, aku hanya mendung yang terbawa angin. Tak pernah sampai di halamanmu. Terlalu jauh aku bergerak dan pada akhirnya jatuh terhempas di tempat yang tak ku harap.

Sabtu, 06 Agustus 2016

jika kau tak bisa mencintai
kau tak akan sedih

jika kau memiliki perasaan pada orang lain
seseorang akan menangis
perasaan seseorang akan dikorbankan dan tersakiti

jika itu arti cinta sebenarnya
jatuh cinta pada seseorang benar-benar picik

Imaji Terakhir

 Aku bermimpi indah. Sebuah mimpi yang lebih indah dari bunga manapun.

Udara dingin yang datang menyelinap masuk ke dalam selimut membangunkan ku. Tanpa ku sadari satu hari telah berlalu.

Musim pun telah berubah. Langit biru dengan sekumpulan awan yang menghampar bagai sebuah kanvas yang dapat ku gambar sesuka hati.

"Akankah aku bertemu lagi dengannya?"
"Akankah dia berkenan untuk menemui ku lagi?"

Semua hal selalu terlihat begitu indah dari kejauhan. Tapi jika aku melangkah lebih dekat, apa yang akan dunia perlihatan kepada ku? Aku masih menyimpan banyak keraguan.

"Akankah dia sudi membiarkan ku bersandar padanya?"
"Akankah dia membukakan hatinya sedikit lebih banyak lagi?"

Pernahkah kau merasa seperti sudah tertidur begitu lama? Ketika udara terasa agak berbeda dari hari-hari sebelumnya. Ketika waktu terasa tidak ramah. Ketika semua hal terasa sangat tidak nyaman.

Pagi ku adalah malam untuk mereka. Aku tak dapat memungkiri kenyataan itu. Aku selalu bertanya-tanya, apakah hal tersebut yang membuat ku merasa hampa dan tersendiri.

Imaji terakhir pagon di hati.

Jika memang aku bisa terbang, aku akan menemuimu. Aku percaya akan mimpi ku semalam, walau masih banyak hal yang sayup-sayup. Semua akan baik-baik saja jika aku berani membuka pintu itu dan berjalan keluar, bukan?

"Akankah dia mampu untuk menunggu ku dengan sabar?"

Tolong berdoalah agar aku tidak terjatuh. Percayalah pada ku.

Kamis, 21 Juli 2016

Plastik

Aku adalah sebuah plastik yang tak berharga dan penyebab banyak kesukaran. Aku masih ingin hidup (lagi).

Siapa yang akan menyelamatkanku setelah aku mati? Bisakah aku melihat sesuatu dalam kegelapan? Apakah akan ada seseorang yang menangisi kepergianku?

Hanya keheningan yang datang setelah aku berteriak, bahkan tidak ada satupun gema.

Mengapa aku masih bisa merasakan kegelapan dalam diriku? Mengapa aku tidak bisa merasakan cahaya meskipun aku tahu itu ada? Aku membutuhkan uluran tangan.

Tolonglah,
ini adalah pengakuan pertamaku dalam hidup ini.

Mengapa kau membuatku bukan siapapun? Apa kau tidak menyukai aku yang seperti ini? Aku hanya ingin bernafas (lagi).

Apa yang paling aku inginkan adalah keajaiban sebagaimana proses seorang ibu melahirkan.

Tolong selamatkan aku
(Aku bukan apa-apa)
Tolong selamatkan aku
(Mengapa aku bukan siapa-siapa?)
Tolong selamatkan aku
(Sekali lagi)

Aku bukanlah plastik yang tak berharga dan penyebab banyak kesukaran. Aku masih ingin hidup (lagi). Aku tidak ingin menyerah lagi.

Aku tidak yakin apa kau bisa merasakannya, tapi air mata ku masih mengalir. Iya, entah air mata ini mengalir atau tidak, kau terlalu jauh dariku untuk melihatnya. Jadi, tolong katakan padaku dalam jarak yang dekat, karena aku tidak bisa mendengarmu mengucapkan 'aku minta maaf'.

Tapi aku bukan apa-apa.
Jangan merasa bersalah.

Aku tahu benar bahwa aku tidak dilahirkan dengan cinta. Aku bisa merasakannya. Aku bisa merasakan semuanya.

Karena aku adalah sebuah plastik

Sekarang aku benar-benar menginginkanmu untuk memilikinya. Tolong terimalah.

Terasa canggung saat melihat isi ruangan tanpa kehadiran kau di dalamnya, saat aku memanggil namamu di pagi hari tanpa menyadarinya, saat aku menangis tanpa alasan dalam kesendirianku di malam hari.

Tidak ada lagi dirimu.
Saat kau menatap jurang terlalu lama, jurangnya juga akan menatap mu. Saat kau mencoba mengungkap rahasia seseorang, rahasiamu sendiri mungkin akan terungkap. Selalu ada resiko untukmu.

Kadang, aku merasa seperti seluruh dunia berwarna abu-abu, seolah-olah waktu masih terhenti. Bagiku, ada juga saat seperti itu.

Tapi waktu tak pernah berhenti. Waktu bergerak maju tanpa akhir, sepasti tubuh terkubur di dalam tanah suatu hari akan menjadi tulang putih.

Dengar, kaulah yang selalu menghentikan waktu, kalau kau berhenti dalam ketakutan masa depan, kau tidak akan meningkatkan apa-apa dan tidak memulai apa-apa.

Kau menghabiskan hidupmu seperti orang yang sudah mati. Entah kau mengharapkannya atau tidak, waktu tidak akan berhenti. Makanya, tiada yang lebih menarik dari dunia ini.

Jangan terlalu negatif. Kau belum menjadi abu. Kau masih punya daging, darah dan juga tulang yang mendukungmu.

Waktu tidak akan berhenti, seberapa dalam kau peduli pada seseorang, nantinya kau akan tetap mengatakan selamat tinggal. Tidak peduli seberapa dalam kau peduli atau mencintai seseorang, hidup mereka akan berakhir.

Tapi kalau itu masalahnya, apa yang tersisa untuk kita? Hanya sentimen yang tak berguna? Apakah hanya tulang yang tetap ada setelah kehidupan berakhir?

Aku tidak tahu apa yang ada di depan. Jujur saja, aku takut. Tapi aku masih ingin bersamamu, aku ingin menghabiskan waktu yang sama denganmu, juga melihat dunia yang sama. Meski mungkin memang sakit, aku sudah bersiap untuk melihatnya.

Dia yang melihat dan mencari keputusasaan yang membuatmu terkubur di dalamnya, ketakutan, dan mimpi tak terwujud.

Walaupun dia adalah jurang yang tidak boleh dilihat. Walaupun dia sudah melihat balik pada kita, aku tetap ingin pergi bersama mu, karena aku tahu waktu tidak akan berhenti.

Datanglah...


awan-awan datanglah kemari
tetesan hujan jatuhlah disini
matikanlah apinya
beritahulah dia
walau begitu
dunia masih terlihat indah

ini adalah hujan yang lembut
bolehkah lagu yang aku nyanyikan ini
menggapai mu dimana kau berada
tak peduli seberapa jauh kita terpisah
ku percaya aku pasti akan menggapai mu

melihat mu di tengah hujan
tetesan hujan
bersinar indah disekelilingmu
dan ketika semua kesedihan mu menghilang
dunia ini akan hidup kembali

tolong datanglah, hujan yang lembut
datanglah, hujan yang lembut